01 November, 2014

Urgensi Sirah Nabawiyah untuk Mengkaji Islam


Tujuan mengkaji Sirah Nabawiyah adalah agar setiap muslim memperoleh gambaran tentang hakikat Islam secara paripurna, yang tercermin dalam kehidupan Nabi SAW, sesudah ia dipahami secara konsepsional sebagai prinsip, kaidah, dan hukum. Sirah Nabawiyah hanya merupakan upaya aplikatif yang bertujuan memperjelas hakikat Islam secara utuh dalam keteladanannya yang tertinggi, Muhammad SAW. Rincian sasaran sebagai berikut:



1.      Memahami pribadi kenabian Rosululloh SAW melalui celah-celah kehidupan dan kondisi-kondisi yang pernah dihadapinya, untuk menegaskan bahwa Rosululloh SAW bukan hanya seorang yang terkenal secara genial di antara kaumnya, tetapi sebelum itu beliau adalah seorang Rosul yang didukung oleh Allah melalui wahyu dan taufiq-Nya.
2.    Agar manusia mendapatkan gambaran al-matsal al-a’la menyangkut seluruh aspek kehidupan yang utama untuk dijadikan undang-undang dan pedoman kehidupan. Tidak diragukan lagi betatapun manusia mencari al-matsal al-a’la (tipe ideal) mengenai salah satu aspek kehidupan, dia pasti akan mendapatkan di dalam kehidupan Rosululloh SAW secara jelas dan sempurna. Karena itu, Allah menjadikan Qudwah bagi seluruh manusia.
3.    Agar manusia mendapatkan, dalam mengkaji Sirah Nabawiyah ini, sesuatu yang dapat membantunya untuk memahami kitab Allah dan semangat tujuannya. Sebab, banyak ayat-ayat Al Qur’an yang baru dapat ditafsirkan dan dijelaskan maksudnya melalui peristiwa-peristiwa yang pernah dihadapi Rosululloh SAW dan disikapinya.
4.      Melalui kajian Sirah Nabawiyah ini seorang muslim dapat mengumpulkan sekian banyak tsaqofah dan pengetahuan Islam yang benar, baik menyangkut akidah, hukum ataupun akhlak. Sebab, tidak diragukan lagi bahwa kehidupan Rosululloh SAW merupakan gambaran yang konkret dari sejumlah prinsip dan hukum Islam.
5.   Agar setiap pembina dan da’i Islam memiliki contoh hidup menyangkut cara-cara pembinaan dan dakwah. Rosululloh SAW adalah seorang da’i, pemberi nasehat dan pembina yang baik, yang tidak segan-segan mencari cara-cara pembinaan dan pendidikan terbaik selama beberapa periode dakwahnya.
Diantara hal terpenting yang menjadikan Sirah Nabawiyah cukup memenuhi semua sasaran ini adalah, bahwa selurh kehidupan beliau mencakup seluruh aspek sosial dan kemanusiaan yang ada pada manusia, baik sebagai pribadi ataupun sebagai anggota masyarakat yang aktif.
Kehidupan Rosululloh SAW memberikan kepada kita contoh-contoh mulia, baik sebagai pemuda Islam yang lurus perilakunya dan terpercaya di antara kaum dan juga kerabatnya, ataupun sebagai da’i kepada Allah dengan hikmah dan nasehat yang baik, yang mengarahkan segala kemampuan untuk menyampaikan risalahnya. Juga sebagai kepala negara yang mengatur segala urusan dengan cerdas dan bijaksana, sebagai suami teladan dan seorang ayah yang penuh kasih sayang, sebagai panglima perang yang mahir, sebagai negarawan yang pandai dan jujur, dan sebagai muslim secara keseluruhan (kaffah) yang dapat melakukan secara imbang antara kewajiban beribadah kepada Allah dan bergaul dengan keluarga dan sahabatnya dengan baik.
Maka kajian Sirah Nabawiyah tidak lain hanya menampakkan aspek-aspek kemanusiaan secara keseluruhan, yang tercermin dalam suri tauladan yang paling sempurna dan terbaik.


No comments:

Post a Comment