17 July, 2014

Pengertian Manajemen Pendidikan


Oleh: Ahmad Ridlowi, S.Pd.I


Pengertian Manajemen
Manajemen berasal dari kata “manage" yang berarti mengatur, mengurus atau mengelola. Banyak definisi yang telah diberikan oleh para ahli terhadap istilah manajemen ini. Namun dari sekian banyak definisi tersebut ada satu yang kiranya dapat dijadikan pegangan dalam memahami manajemen tersebut, yaitu :
Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian / pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumber daya lainnya.
Sebagai referensi tambahan sekaligus bahan perbandingan, pengertian manajemen menurut beberapa ahli antara lain sebagai berikut :
1.      Menurut Horold Koontz dan Cyril O`donnel
Manajemen adalah kegiatan / usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
2.      Menurut James A.F. Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
3.      Menurut Lawrence A. Appley
Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain. Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan daripada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
4.      Menurut R. Terry
Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.[1]

Pengertian Pendidikan
Ada dua istilah yang hampir sama mengenai pendidikan, yaitu paedagogie, dan paedagogik. Paedagogie artinya pendidikan, sedangkan paedagogiek berarti ilmu pendidikan.[2]
Secara istilah, pendidikan ialah segala usaha orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya kearah kedewasaan.[3] Berdasarkan pengertian tersebut maka pendidikan tidak hanya menjadi tugas seorang guru, akan tetapi orangtua, atau siapa saja yang sudah dewasa dan mampu mengajarkan sesuatu yang positif kepada anak untuk mencapai tahap kedewasaan.
Sedangkan pedagogik atau ilmu pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang menyelidiki, merenungkan tentang gejala-gejala perbuatan mendidik.[4] Ilmu pendidikan sebagai salah satu cabang ilmu sosial tentunya bersifat cair, artinya berbagai metode, teknik, dan pendekatan dapat beraneka ragam tergantung sudut pandang dan latar belakang para ahli pendidikan. Namun demikian pada akhirnya tujuannya tetaplah sama, yaitu untuk memahami dan mempelajari tentang pendidikan.
            Ada juga yang berpendapat bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
            Jadi dari pengertian pendidikan diatas, mendidik bukan hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan saja. Lebih dari itu pendidikan merupakan suatu proses pengembangan diri yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk mencapai tahap mandiri / dewasa.

Pengertian Manajemen Pendidikan
Dari beberapa pengertian manajemen dan pendidikan di atas, maka pengertian manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses rangkaian kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan dalam bidang kependidikan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan yang telah ditetapkan melalui suatu pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.
Manajemen pendidikan juga dapat dikatakan sebagai suatu seni memanfaatkan sumber daya yang telah ada, baik itu sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya untuk suatu pencapaian tujuan dalam pendidikan. Dikatakan seni karena selain membutuhkan ketrampilan dan keahlian, juga membutuhkan intuisi dan kreatifitas dalam pelaksanaannya.


[1] http//:www.google.com
[2] Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis (Bandung ; Remaja Rosdakarya. 2006) Halaman 3
[3] Ibid, halaman 11
[4] Ibid, halaman 3

Anda mungkin juga ingin membaca :

Humas Dalam Lembaga Pendidikan
Humas sebagai Fungsi Manajemen
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
Manajemen Organisasi Sekolah
Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan
Manajemen Peserta Didik
Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Manajemen Sarana Pendidikan
Manajemen Tata Laksana Sekolah
Pengertian Manajemen Pendidikan

No comments:

Post a Comment